Malam akhirnya datang
Bulan akhirnya bersinar
Bintang akhirnya nampak
Hari yang panjang, kupikir
Buku dan segelas kopi adalah satu-satunya temanku di akhir hari
Aku merasa cukup, tapi tidak cukup
Aku merasa lengkap, tapi tidak lengkap
Kopi yang kuseruput anehnya mengingatkanku pada kenangan yang terjadi dulu
Dulu, ketika dirinya masih menjadi temanku bersama buku dan kopi
Kenangan yang selalu berusaha kukubur dalam-dalam
Kenangan yang selalu berusaha kulupakan sekuat tenaga
Kuseruput kopiku sekali lagi untuk menghalau kenangan itu muncul lebih jelas
Tetapi semakin kuseruput, semakin aku tenggelam
Semakin keras kucoba untuk melupakan, semakin dalam luka yang bahkan belum kering itu terkorek
Sekarang, jika kamu adalah satu-satunya obat untuk lukaku
Apakah berarti aku akan mati?
[ Sabillatte ]

