Monday, April 30, 2018

Obat Luka

Malam akhirnya datang
Bulan akhirnya bersinar
Bintang akhirnya nampak

Hari yang panjang, kupikir
Buku dan segelas kopi adalah satu-satunya temanku di akhir hari
Aku merasa cukup, tapi tidak cukup
Aku merasa lengkap, tapi tidak lengkap

Kopi yang kuseruput anehnya mengingatkanku pada kenangan yang terjadi dulu
Dulu, ketika dirinya masih menjadi temanku bersama buku dan kopi
Kenangan yang selalu berusaha kukubur dalam-dalam
Kenangan yang selalu berusaha kulupakan sekuat tenaga

Kuseruput kopiku sekali lagi untuk menghalau kenangan itu muncul lebih jelas
Tetapi semakin kuseruput, semakin aku tenggelam
Semakin keras kucoba untuk melupakan, semakin dalam luka yang bahkan belum kering itu terkorek

Sekarang, jika kamu adalah satu-satunya obat untuk lukaku
Apakah berarti aku akan mati?



[ Sabillatte ]

Friday, April 27, 2018

Bunga

Bunga adalah gambaran diriku
Bukan karena aku indah, bukan
Bunga selalu meminta sang pemilik untuk merawatnya
Dan memang sudah seharusnya sang pemilik merawatnya

Sama seperti bunga, aku memintamu, yang masih memilikiku, untuk merawatku
Dan ketika kamu berhenti merawatku
Sama seperti bunga, aku hanya bisa diam dan mati perlahan



[ Sabillatte ]

Tuesday, April 24, 2018

Sekali Saja

Bolehkah aku sekali saja merasakan diinginkan olehmu?
Bolehkah aku sekali saja menjadi seseorang yang kau tatap diam-diam?
Bolehkah aku sekali saja menjadi seseorang yang tidak sabar kau hubungi?
Bolehkah aku sekali saja kau perjuangkan?
Bolehkah aku sekali saja menjadi alasan senyummu merekah?
Bolehkah aku sekali saja tidak khawatir kau akan pergi?
Bolehkah aku sekali saja menjadi sosok yang kau simpan dalam hatimu?
Bolehkah aku sekali saja menjadi seseorang yang kau doakan?

Bolehkah aku sekali saja.. menjadi dia?



[ Sabillatte ]

Kedua

Satu adalah bilangan yang selalu utama
Jika satu diubah menjadi peringkat, semua orang berlomba-lomba dengan serakahnya
Satu adalah pertama, selalu dinantikan, selalu dibanggakan

Dua adalah bilangan setelah satu
Jika diubah menjadi peringkat, semua orang merasa gemas dan kesal karena mendapat dua, bukan satu
Dua selalu dinomorduakan, selalu disesalkan

Tiga adalah bilangan setelah satu dan dua
Jika diubah menjadi peringkat, semua orang akan ikhlas menerima menjadi yang ketiga, "masih bisa berusaha lebih keras" ucapnya
Tiga memang terakhir, tetapi memberi motivasi dan tetap disyukuri


Aku si dua, dimana aku selalu dikesampingkan, dinomorduakan, tidak begitu dianggap, dan disesalkan



[ Sabillatte ]

Monday, April 23, 2018

Secinta Itukah Kamu Padanya?

Bahkan ketika kita punya rencana, kamu selalu mengajak dia
Secinta itukah kamu padanya?
Bahkan saat hujan turun dengan deras, kamu siaga untuk menjemputnya
Secinta itukah kamu padanya?
Bahkan saat kamu terluka, kamu tetap mengobatinya
Secinta itukah kamu padanya?
Bahkan saat kamu sedag hancur lebur, kamu siap menghiburnya
Secinta itukah kamu padanya?
Bahkan ketika kita bicara, dia selalu menjadi bagian dari topik kita
Secinta itukah kamu padanya?
Bahkan saat kamu bersamaku, hatimu bersamanya

Secinta itukah kamu padanya?
Bahkan dalam mimpiku, kamu membawanya


[ Sabillatte ]

Demi Kamu

Bohong jika aku bisa tersenyum dengan ikhlas saat kamu bercerita tentangnya
Membicarakan kebiasaannya, menunjukkan foto-fotomu dengannya, menceritakan seberapa menggemaskan dirinya saat ia meminta pelukan darimu
Bohong jika aku tidak merasa iri padanya
Yang bisa dengan leluasa memintamu waktumu, memelukmu, bahkan menciummu

Ingin rasanya aku mengumpat, mencaci maki dan meneriakkan bagaimana perasaanku tepat di depan wajahmu
Ingin rasanya aku menangis di depanmu dan memaksamu untuk memelukku agar aku tenang
Terlalu sakit untuk menyaksikan kisah cintamu dengannya

Jujur saja, kalau aku jahat aku berharap kamu tidak bahagia dengannya sehingga aku bisa menertawakanmu
Aku tidak sanggup melihatnya mendampingimu

Tetapi aku lebih tidak sanggup melihatmu menangis
Melihatmu terjatuh, terpuruk karena kehilangan cinta dalam hidupmu
Aku sudah cukup merasakan itu, aku tidak mau kamu merasakannya juga

Setiap kali kamu berdoa untuknya atau berceloteh tentang impian-impianmu dengannya
Demi kamu, aku ikut mendoakan
Demi kamu, aku ikut mengusahakan impian-impianmu itu
Demi kamu, aku ikut berharap semoga tercapai

Dan ketika semua itu terwujud, saat itulah janjiku tuntas
Janji untuk mengantarkanmu pada kebahagiaanmu
Dan ketika semua itu terwujud, saat itulah tugasku selesai


[ Sabillatte ]

Friday, April 20, 2018

Pengembara

Dunia ini terlalu luas untuk dibiarkan tak dipijak
Dikala semua orang terombang-ambing oleh ombak samudera
Melawannya adalah sebuah petualangan
Meskipun banyak yang menarikku kembali searah ombak

Kutinggalkan semua hidupku
Hanya nyali dan hati gemetar yang menjadi bekal
Tak apalah, daripada keburu mati


[ Sabillatte ]

Thursday, April 19, 2018

Sepuluh Tahunku

Sepuluh tahun bersamamu bukan waktu yang singkat
Tetapi aku berdoa semoga usiaku akan sampai sepuluh tahun lagi
Lalu kamu pun terasa sebentar

Dalam sepuluh tahun yang sebentar itu aku bermetamorfosis menjadi aku yang lebih matang
Dalam sepuluh tahun yang sebentar itu luka demi luka tergores, ada yang semakin perih, ada yang semakin kering
Terluka adalah salah satu dari banyak caraku bermetamorfosis
Pahit, manis, asam, asin, terlalu manis, terlalu pahit, hambar
Lidahku semakin mahir merasakan rasa-rasa yang silih berganti

Sehari setelah menulis ini aku akan sampai di tempat baruku
Tanpa bisa mengelak, aku harus meninggalkanmu yang setia selama sepuluh tahun
Terima kasih sudah mengantarku sampai sejauh ini
Tanpamu, aku tidak mungkin bisa sampai di tempat baruku nanti

Kuharap kamu tidak gugur dan pudar
Jika aku tidak terlalu egois, aku mau kamu bersamaku, membuntutiku berjalan di tempat baruku
Bersama hal-hal baru, kesempatan baru, pengalaman baru, rasa baru, luka baru
Kuharap kamu tidak mundur dan mengubur


[ Sabillatte ]

Wednesday, April 18, 2018

I once was your pink fluffy ball of joy.

Antara

Antara,

    hitam putih
    siang malam
    darat laut
    manis pahit
    cinta benci

    tinggal pergi


    aku dia



[ Sabillatte ]
 

Thursday, April 5, 2018

Dimana?

Mereka bilang ketika kamu mencari cinta, itulah saat kamu mencari rumah
Ketika seseorang nyaman denganmu, mereka bilang kamulah rumahnya
Dan saat kamu tidak memiliki cinta atau siapapun yang mencintaimu,
kamu tidak punya rumah ataupun menjadi rumah

Apakah kita harus selalu membutuhkan rumah yang dibangun orang lain?
Atau selalu membangun rumah untuk kebutuhan orang lain?

Tetapi.. Bukankah yang paling nyaman adalah rumah sendiri?



[ Sabillatte ]

Monday, April 2, 2018

Dariku Untukmu

Ingatkah kamu tentang semangatmu dulu?
Siang itu, kamu berceloteh tentang semua semangatmu
Semangat untuk belajar, semangat untuk membuka usaha, semangat untuk mengasah kegemaranmu, semangat untuk menabung, semangat untuk membangun masa depan bersama pujaan hatimu

Kamu bercerita kalau kamu berdoa ketika langit malam mendekap
Berdoa dengan segenap-genap hati untuk semua semangatmu itu
Saat kamu berbincang-bincang dengan bintang dan rembulan,
akupun memohon dengan segenap-genap hati untuk rangkaian mimpimu itu

Senyummu dengan bangga terukir ketika satu persatu berhasil kamu genggam
Aku berhasil mendampingimu, kupikir

Rasa bangga semakin menggunung ketika kamu berkata kamu sudah siap untuk membangun masa depan
Tetapi satu yang luput dariku
Aku lupa mendoakan aku agar menjadi masa depanmu
Sementara kamu memohon agar kamu dapat membangun masa depan dengan sang pujaan hati
Tapi kamu tidak menyebut namaku

Saat kamu berbincang-bincang dengan bintang dan rembulan,
akupun memohon dengan segenap-genap hati untuk kamu dan masa depanmu
Munafik kalau aku bahagia ketika kamu berdampingan dengan wanita lain
Ingin rasanya kumaki dan kusumpahi agar hancur semua mimpimu itu

Tapi tidak mungkin
Tidak mungkin aku tega merusak semua mimpimu
Bahagialah dengan semuanya
Berbahagialah dengan dia yang kamu dambakan

Aku masih akan memohon dengan segenap-genap hati untuk kamu


[ Sabillatte ]