Thursday, July 26, 2018

Ku Aminkan

Beberapa malam akhir-akhir ini sangat egois
Memaksaku untuk kembali membuka lemari kenangan tentangmu
Tidak peduli pikiranku menolak, sang bulan tetap memaksa
Kalau aku tidak mau, diselipkannya kamu dalam mimpiku

Dalam mimpiku, kita bertemu
Tanpa saling sapa, hanya berpandangan
Aku tahu kamu ada di dekatku, kamu pun tahu aku ada di dekatmu
Hatiku berteriak memanggilmu
Tapi bibirku tidak mengizinkan suaraku untuk keluar

Hanya itu yang kuingat
Sepenggal mimpi indah itu kusimpan dalam memoriku
Dan diam-diam ku aminkan



[ Sabillatte ]

No comments:

Post a Comment