Saturday, May 26, 2018

Tengah Malam

Tengah malam memang benar-benar waktu rawan
Rawan kenangan menyusup masuk ke pikiran
Membuka jalan yang lebar untuk mengalirnya air mata
Memberi kesempatan emas bagi hati untuk mengorek luka lama

Bolehkah aku menyalahkanmu?
Aku terbiasa tidur pagi karena biasanya aku menemanimu hingga pagi
Kini kau ditemani dengan dia yang lain
Tidur lebih awal dalam dekapannya
  
Doa yang kupanjatkan, semoga bisa kau rasakan
Hanya itu yang bisa kulakukan untuk menemanimu
Jangan khawatir, namamu masih terus kusebut dengan tulus




[ Sabillatte ]

No comments:

Post a Comment