Thursday, March 22, 2018

Satu-Satunya Kesempatan

Kita saling bicara, tapi kini tanpa rasa
Dulu, kita pernah takut kehilangan kita
Syukurlah, hubungan kita yang sekarang pun baik
Kita berteman seperti orang-orang
Bahkan mungkin tidak akan ada yang menyangka kalau kita pernah berkisah

Kau cerita padaku tentang wanitamu
Sebagai teman yang baik, aku harus mendukungmu, kan?
Hanya jika kamu mengetahui, aku pernah berusaha lari darimu
Lari darimu yang terus menceritakan dia yang kucemburui dengan wajah berbinar
Ya, sedihnya aku masih berharap kita bisa memulai lagi
Kamu tidak tahu, kan?

Namamu rajin kusebut dalam doa
Tanyalah sajadah, langit malam, dan rintik hujan
Mereka pasti bosan mendengar namamu disebut
Karena itulah satu-satunya kesempatanku untuk mengatakan bahwa aku rindu



[ Sabillatte ]

No comments:

Post a Comment